Hampir satu bulan sejak pertama kali dirilis pada 6 Juli silam, Pokemon Go telah mengukir sejarah baru dunia mobile game sekaligus menampilkan sosok baru, kreator. Dari sisi bisnis tentu saja menuai jutaan dolar yang menakjubkan.
Apa saja yang telah diraih Pokemon Go hingga 4 Agustus ini?
#1. 32 negara telah mendapatkan jatah download resmi, sebagian besar negara Eropa. Sementara negara Asia baru Jepang dan HongKong.
#2. Indonesia adalah negara dengan jumlah unduhan (sekaligus mencerminkan julah pemain) terbanyak di Asia. Persentasenya bahkan mengalahkan Tiongkok.
#3. Jumlah pemain berdasarkan jenis kelamin ternyata justru didominasi oleh kaum perempuan.
#4. Sementara berdasarkan rentang usia, pemain Pokeon Go terbanyak adalah di usia 18-29 tahun.
#5. Harga saham Nintendo saat pertama kali Pokemon Go dirilis naik berkali lipat, mencapai sekitar Rp 2,6 juta per kertas. Sebelumnya hanya Rp 1,8 juta.
#6. John Hanke menjadi penyelamat bisnis baru Nintendo dan Pokemon Go, juga Niantic. Sebelumnya ia bekerja lama di Google Maps dan Google Earth lantas keluar.
#7. Gara-gara menyediakan akses download gratis dalam format APK, trafik situs www.apk-mirror.com naik lebih dari 500 persen.
#8. Rata-rata orang bermain Pokemon Go per hari adalah selama 43 menit lebih. Durasi ini mengalahkan akses ke Facebook, Snapchat, Instagram,
#9. Institusi pajak di Pennsylvania siap mengutip pajak digital download tax Pokemon Go. besaran pajak adalah 6 persen.
#10. Pendapatan dari pembelian in-apps Pokemon Go per hari mencapai sekitar Rp 21,2 miliar.
#11. Peristiwa celaka pertama terjadi dua hari setelah dirilis, cewek 19 tahun bernama Shayla Wiggins tercebur ke sungai Wyoming, Amerika. Ia ingin menangkap Pokemon yang di smartphone nampak di sungai.
#12. Inspirasi Pokemon Go berasal dari becandaan dalam rangka April Fools berupa iklan Google di tahun 2014 yang menayangkan Pokemon Master dan meminta orang untuk menangkap Pokemon.
#13. Terdapat 12 items yang disediakan, dari mulai Pokeball hingga Lucky Egg. Great Balls baru muncul pada level 12.
#14. Kelompok Pokemon terbagi atas 12 kategori; mulai dari Tersedia di Mana-mana hingga Tidak Yakin Tersedia. Ternyata Pikachu bukan duduk di kategori tertinggi.
#15. Versi terbaru game ini di-update pada 31 Juli silam. Untuk pengguna di Indonesia harus mengunduh kembali dari apk-mirror dengan versi up date.
#16. Tercatat baru satu orang di dunia yang telah menemukan 142 jenis Pokemon, jumlah yang tersedia saat ini. Ia harus menangkap 4.629 Pokemon untuk memperolehnya.
#17. Apple memprediksikan pendapatan dari Pokemon Go (berasal dari in-apps purchase) di iOS akan mencapai 3 miliar dolar yang bisa diraih satu hingga dua tahun.
#18. Pokemon Go hanya butuh waktu 10 hari untuk meraih 100 juta pengunduh. Sementara Facebook memerlukan 862 hari alias dua tahun lebih.
#19. Selain Pokemon Go Plus (Tombol Bluetooth) juga ada Pokemon Aimer, sebuah casing yang dirancang agar memudahkan melempar items ke Pokemon.
Sumber
Thursday, August 4, 2016
Seorang Remaja Tewas Ditembak Saat Main 'Pokemon Go'!
Dua orang remaja di Guatemala, Amerika Tengah, ditembak oleh orang tak dikenal saat sedang berburu monster di permainan "Pokemon Go". Tak diketahui apa alasan penembakan tersebut. Namun, kemungkinan, mereka tidak sadar telah berjalan masuk ke wilayah yang terlarang.
Kedua remaja yang mengalami peristiwa malang ini adalah Jerson Lopez de Leon (18 tahun) dan sepupunya, Daniel Moises Picen (17 tahun). Akibat penembakan itu, Jerson tewas saat dalam penanganan di rumah sakit, sedangkan Daniel mengalami luka berat.
Ibu dari Jerson, Rosalinda, mengaku anaknya keluar rumah bersama sang sepupu untuk memainkan game augmented reality (AR) tersebut.
"Saya tidak tahu kenapa dia keluar. Tetapi, saat itu dia sudah bersiap untuk tidur dan sepupunya mengirim pesan, memintanya keluar untuk men-download game, beberapa blok dari rumah," ujarnya.
Jumat (22/7/2016), polisi setempat menyebutkan bahwa penembakan terjadi di sebuah jalan yang bersisian dengan rel kereta. Tepatnya berada di daerah Chiquimula, sekitar 200 kilometer dari Guatemala City.
Kepolisian belum mengetahui motif di balik penembakan tersebut. Mereka hanya berpendapat bahwa kedua remaja mengikuti peta permainan Pokemon Go dan tak sadar telah masuk ke wilayah yang berbahaya atau terlarang.
Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan ada 20 selongsong peluru, sisa dari peristiwa penembakan itu. Hingga sekarang, mereka masih mencari mobil putih yang diketahui melarikan diri dari lokasi tersebut.
Sumber
Bahaya Permainan Pokemon Go menurut Kapendam III/Slw
Kapendam III/Siliwangi Jawa Barat Letkol Arh Mokhamad Desi Ariyanto menghimbau kepada seluruh jajarannya untuk mewaspadai permainan Pokemon Go yang kini tengah digandrungi oleh masyarakat.
“Permainan Pokemon Go merupakan salah satu bagian dari kemajuan tehnologi, tetapi kita harus waspada, karena bisa jadi permainan ini dijadikan sebagai salah satu alasan bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengetahui rahasia kekuatan Bangsa ini,” kata Letkol Arh Mokhamad Desi Ariyano, Selasa (19/7/16).
Ia mencontohkan, beberapa hari yang lalu ada orang asing yang mengaku bernama Romain Pierre berkebangsaan Prancis, namun ketika diminta identitasnya tidak mampu menunjukkan paspor dan tanda pengenal lainnya pada saat ditangkap karena masuk ke lingkungan Markas Kodim 0614/Kota Cirebon dengan menggunakan celana pendek.
“Tetapi pada saat yang bersangkutan akan ditanya malah lari meskipun berhasil ditangkap. Ini adalah contoh nyata dan bukan tidak mungkin hal ini dapat terjadi di instansi lain atau bisa jadi banyak orang yang tidak kenal berusaha masuk ke rumah pribadi kita untuk melakukan tindakan melanggar hukum tetapi beralasan sedang mencari Pokemon,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa seluruh Instansi Militer dan Markas TNI di wilayah Jawa Barat dan Banten dilarang untuk dimasuki oleh orang-orang yang tidak berkepentingan dengan tujuan game Pokemon Go atau permainan jenis apapun atau kegiatan apapun yang tidak sesuai dengan dinas TNI.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Jabar dan Banten agar berhati-hati dalam menggunakan berbagai jenis tehnologi, gunakanlah secara bijaksana dan cerdas dan jangan sampai kemajuan dan penggunaan tekhnologi itu malah menggoroti dan melemahkan bangsa.
“Untuk itu agar berhati-hati karena kita sedang dalam Proxy War yaitu perang yang musuhnya adalah Non State Actor atau tidak jelas, dan kemajuan tehnologi khususnya peralatan elektronik dan multimedia sebagai senjata untuk membentuk opini sehingga berubah jalan hidup sebagai bangsa Indonesia yang besar dan hebat serta memiliki kehormatan,” tukasnya.
Sumber
Kapolri Keluarkan Surat Larangan Pokemon Go
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengeluarkan surat perintah larangan bermain gim Pokemon Go bagi anggota Polri yang sedang bertugas.
“Hal tersebut karena dikhawatirkan mengganggu kinerja anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu (20/7/16).
Dalam Surat Telegram nomor STR/533/VII/2016 tertanggal 19 Juli 2016 menyebutkan adanya dampak negatif terkait maraknya game Pokemon Go diantaranya berkurangnya kewaspadaan saat bermain Pokemon Go karena pemain harus berkonsentrasi menatap layar ponsel sehingga sulit berkonsentrasi ketika sedang bekerja.
Selain itu, permainan berbasis GPS ini mengharuskan pemain mengaktifkan geolokasi sehingga dikhawatirkan berbahaya bila lokasi permainan berada di lingkungan Polri.
“Karena akan terekam dan bila informasi itu jatuh ke orang yang tidak bertanggung jawab, bisa disalahgunakan,” katanya.
Dampak negatif lainnya, permainan ini dapat memicu keributan sesama pemain karena memperebutkan item bonus dan pokemon. Oleh karena itu, Kapolri melarang jajarannya bermain game tersebut di lingkungan atau fasilitas Polri, melarang polisi bermain game saat jam kerja serta melarang para tamu bermain game tersebut di lingkungan Polri.
“Kapolri juga meminta personel Polri untuk mewaspadai orang-orang mencurigakan yang bermain Pokemon Go di dekat lingkungan Kepolisian,” ujar mantan Kapolda Banten ini.
Sumber
Demi Pokemon, WNA Terobos Markas Kodim Cirebon
Dikutip dari salah satu media online nasional, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan warga Prancis bernama Romain Pierre menerobos markas Komando Distrik Militer 0614 Cirebon demi bisa bermain game Pokemon GO.
Menurut dia, Romain nekat melompati portal demi memburu karakter Pokemon di area markas militer tersebut. Peristiwa itu, kata dia, terjadi pada Ahad malam, 17 Juli 2016, sekitar pukul 23.00. Atas tindakannya itu, pria berusia 27 tahun tersebut harus berurusan dengan polisi.
“WNA tersebut menggunakan celana berwarna hitam, sepatu sport berwarna merah, dan kaus merah muda saat masuk area Kodim. Setelah dipanggil, orang asing tersebut lari ke arah depan pos penjagaan, kemudian melompati portal pintu masuk Kodim,” ujar Yusri melalui pesan pendek, Selasa, (19/7/16).
Yusri menuturkan Romain datang ke Cirebon untuk keperluan bisnis. Dia dan perusahaannya, Sanafi, sedang melakukan survei di wilayah Cirebon. Saat ditangkap, Romain mengaku sedang joging malam sambil bermain Pokemon GO. “Warga asing tersebut sedang nginap di Hotel Aston, jalan bypassKabupaten Cirebon, bersama teman-temannya dalam keperluan meeting bisnis perusahaan Sanafi untuk survei lokasi,” ujarnya.
Yusri mengimbuhkan Romain dibebaskan setelah sempat diperiksa anggota Kodim dan polisi. Sekitar pukul 02.00 WIB, dia melanjutkan, ketua rombongan di Aston Hotel datang untuk menjemput yang bersangkutan dengan membawa dokumen WNA tersebut. “Setelah didata, akhirnya WNA itu dibawa kembali ke Hotel Aston,” ucapnya.
Kepala Penerangan Komando Daerah Militer III Siliwangi Kolonel Arh Muhammad Desy Arianto berharap kejadian tersebut tidak sampai terulang di markas satuan TNI di wilayah Jawa Barat dan Banten. “Seluruh instansi militer dan markas TNI di wilayah Jawa Barat-Banten dilarang dimasuki orang-orang yang tidak berkepentingan dengan tujuan game Pokemon atau game apa pun,” katanya.
Menurut dia, anggota TNI harus waspada terhadap para pengguna game Pokemon GOkarena bisa jadi permainan tersebut dimanfaatkan segelintir orang yang ingin membongkar rahasia kekuatan bangsa Indonesia. “Kami harus waspada, bisa jadi permainan ini dijadikan salah satu alasan bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengetahui rahasia kekuatan bangsa ini,” ucapnya.
Sumber
Beginilah Cara Temukan Pokemon Langka
Gamers mobile di seluruh dunia saat ini sedang terjangkiti demam Pokemon Go. Mereka berlomba-lomba untuk menemukan monster Pokemon sebanyak-banyakan dan tentu saja mencari yang paling langka.
Namun sebenarnya, kata langka Pokemon cenderung relatif mengingat para monster tersebar di berbagai tempat yang mungkin langka di wilayah Anda namun mudah didapat di wilayah lain. Kabar baiknya adalah ada cara untuk mendapatkan monster langka dengan lebih cerdas.
Menurut VG247, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Ingress untuk mengenolkan lokasi Pokemon. Generasi XM di aplikasi area yang aktivitas selnya sering terlihat akan dihubungkan dengan lokasi Pokemon.
Jadi bila Anda merencanakan perjalanan berburu, lebih mudah bila menjalankan dua aplikasi sekaligus, yaitu Pokemon Go dan Ingress. Dengan begitu, Anda bisa menghemat waktu dan memaksimalkan jumlah monster hasil buruan.
Ketika Anda berjalan untuk berburu di area lokal antara siang hingga tengah malam, lihatlah Pokemon apa saja yang muncul dalam siklus 12 jam. Menggunakan Lure Modules dan Incense di game terbaru Pokemon Go akan membuat ragam Pokemon yang muncul semakin banyak. Jangan lupa pula untuk memanfaatkan RazzBerries untuk makhluk yang sulit ditangkap, yang tak kalah penting adalah menginkubasi telur sebelum berburu, tetaskanlah telur lima dan 10 km sebagai prioritas karena mereka berkesempatan besar menetas sebagai monster langka di area Anda.
Awasi bar kanan paling bawah di layar. Siluetnya mengindikasikan kehadiran pokemon yang dekat yang belum Anda tangkap. Bila Anda familiar dengan bagian Who’s That Pokemon pada 1990-an, Anda akan bisa memanfaatkan ini dengan baik.
Selain cara di atas, Anda juga bisa melatih Pokemon yang sudah di tangan. Semakin tinggi level mereka, kesempatan Anda untuk menemukan Pokemon juga akan semakin tinggi. Di manakah Mewtwo, Articumo, Zapdos, Moltres, dan Ditto?
Para makhluk langka yang legendaris ini tidak diketahui jelas letaknya. Namun Youtuber NesstendoYT menyebut mereka tidak ada di alam liar. Kemungkinan besar, para monster langka tersebut justru akan muncul di event tertentu di berbagai negara. Ini berdasarkan live event aplikasi Ingress.
Sumber
Namun sebenarnya, kata langka Pokemon cenderung relatif mengingat para monster tersebar di berbagai tempat yang mungkin langka di wilayah Anda namun mudah didapat di wilayah lain. Kabar baiknya adalah ada cara untuk mendapatkan monster langka dengan lebih cerdas.
Menurut VG247, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Ingress untuk mengenolkan lokasi Pokemon. Generasi XM di aplikasi area yang aktivitas selnya sering terlihat akan dihubungkan dengan lokasi Pokemon.
Jadi bila Anda merencanakan perjalanan berburu, lebih mudah bila menjalankan dua aplikasi sekaligus, yaitu Pokemon Go dan Ingress. Dengan begitu, Anda bisa menghemat waktu dan memaksimalkan jumlah monster hasil buruan.
Ketika Anda berjalan untuk berburu di area lokal antara siang hingga tengah malam, lihatlah Pokemon apa saja yang muncul dalam siklus 12 jam. Menggunakan Lure Modules dan Incense di game terbaru Pokemon Go akan membuat ragam Pokemon yang muncul semakin banyak. Jangan lupa pula untuk memanfaatkan RazzBerries untuk makhluk yang sulit ditangkap, yang tak kalah penting adalah menginkubasi telur sebelum berburu, tetaskanlah telur lima dan 10 km sebagai prioritas karena mereka berkesempatan besar menetas sebagai monster langka di area Anda.
Awasi bar kanan paling bawah di layar. Siluetnya mengindikasikan kehadiran pokemon yang dekat yang belum Anda tangkap. Bila Anda familiar dengan bagian Who’s That Pokemon pada 1990-an, Anda akan bisa memanfaatkan ini dengan baik.
Selain cara di atas, Anda juga bisa melatih Pokemon yang sudah di tangan. Semakin tinggi level mereka, kesempatan Anda untuk menemukan Pokemon juga akan semakin tinggi. Di manakah Mewtwo, Articumo, Zapdos, Moltres, dan Ditto?
Para makhluk langka yang legendaris ini tidak diketahui jelas letaknya. Namun Youtuber NesstendoYT menyebut mereka tidak ada di alam liar. Kemungkinan besar, para monster langka tersebut justru akan muncul di event tertentu di berbagai negara. Ini berdasarkan live event aplikasi Ingress.
Sumber
Bupati Bogor pun Ikut-Ikutan Larang PNS Pemkab Bogor Main Pokemon Go
Maraknya pemberitaan larang terkait permainan Pokemon Go di sejumlah wilayah yang ada di Indonesia saat ini dikarenakan bisa mengganggu dan berbahaya.
Maka Bupati Bogor Nurhayanti juga ikutan mengeluarkan larangan bagi para Pegawai Negeri Sipil yang ada di Wilayah Bumi Tegar Beriman.
“Saya melarang Pegawai di Pemkab Bogor bermain Pokemon Go,” kata Nurhayanti saat ditemui bogorOnline.com di Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong Jumat (22/7/16).
Sekedar diketahui, permainan digital tersebut diciptakan oleh Niantic Inc, sebuah spin-off asal San Fransisco dari orang tua Google, Alphabet Inc, yang sebelumnya terkenal karena menciptakan gim Ingress yang juga menggunakan teknologi augmented reality atau realitas tetambah.
Teknologi ini mengharuskan pemain berjalan untuk menangkap karakter-karakter Pokemon yang tersebar di dunia nyata melalui kamera telepon genggam. Namun gim ini membujuk pemainnya untuk mengunggah foto mereka di media sosial, ketika sedang mengejar karakter-karakter Pokemon di segala macam situasi berbahaya.
Sumber
http://bogoronline.com/2016/07/bupati-bogor-nurhayanti-ikut-ikutan-larang-main-pokemon-go/
Pokemon Go Dalam Puisi Maestro Penyair Taufiq Ismail
Game Pokemon Go tengah menjadi pembicaraan dimana-mana. Fenomena itu juga sampai ke sastrawan Indonesia Taufiq Ismail. Bahkan sastrawan sekelas Taufiq Ismail menjadikan game ini sebagai bahan puisinya.
Puisi tersebut dibacakan Taufiq di hadapan ratusan tamu undangan dalam acara Gerakan Kebaikan Keluarga Indonesia, di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/7).
Isi puisi tersebut berkisah tentang seorang anak yang mengenal Taufiq lalu menanyakan kepadanya apakah manusia itu hidup mengejar waktu atau waktu yang mengejar manusia. Pertanyaan tersebut menggugah maestro penyair tersebut hingga mengabadikannya dalam sebuah karya sastra.
Pada pertemuan kedua kalinya ketika sang anak tumbuh dewasa, percakapan antara Taufiq dan pemuda itupun kembali terjadi. Hingga sebuah pertanyaan muncul tentang apa perbedaan antara kehidupan zaman dulu dengan zaman sekarang.
Melalui puisinya Taufiq menjawab dengan makna yang mengandung unsur kritik sosial.
"Di zaman dulu ketika belum ada korupsi, belum ada kekerasan terhadap perempuan, belum ada potongan 10 persen, belum ada tawuran, belum ada dana fiktif, belum ada beramai-ramai menghabiskan anggaran akhir tahun, belum ada potongan 20 persen, belum ada yang namanya tawuran, belum ada yang namanya Pokemon Go," kata Taufiq.
Zaman dahulu, lanjut Taufiq yang ada hanya keikhlasan dan kesederhanaan, Model-model Indonesia dahulu digerakkan kebaikan, keikhlasan yang dapat membawa kebahagiaan.
"Kita dulu hidup dalam keikhlasan dan kesederhanaan," ucap Taufiq.
Ketika ditanya alasan memasukan Pokemon dalam bait puisinya, Taufiq beralasan bahwa Pokemon Go adalah fenomena yang terjadi di masa sekarang.
"Puisi saya ini membandingkan masa dulu dan masa sekarang. Dulu itu seperti apa, dan Pokemon Go ini adalah produk masa sekarang," katanya.
Demam Pokemon Go melanda Indonesia, meskipun permainan ini belum resmi diluncurkan tapi sudah banyak yang sibuk dengan telepon pintarnya. Game berbasis "augmented reality" menjadi menarik karena pemainnya dapat terpacu untuk menangkap tokoh Poket Monsters (Pokemon) yang lokasinya disesuaikan dengan dunia nyata.
Banyak pemberitaan yang menyebutkan ketika pemainnya terpaku dengan gawainya, kesadaran akan sekeliling seakan hilang. Hal ini mengandung resiko entah bertabrakan, menerobos properti orang lain, bahkan melanggar wilayah yang dinilai sebagai tempat suci, sakral dan juga tempat yang pusat keamanan tinggi.
Taufik membacakan tiga puisi yang berkisah tentang Keluarga Indonesia. Puisi pertama tentang bagaimana seorang anak menghormati ibunya, yang telah melahirkannya dan membersarkannya. Bagaimana sehendaknya seorang anak memuliakan orang tuanya di hari ulang tahunnya.
Sumber
Puisi tersebut dibacakan Taufiq di hadapan ratusan tamu undangan dalam acara Gerakan Kebaikan Keluarga Indonesia, di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/7).
Isi puisi tersebut berkisah tentang seorang anak yang mengenal Taufiq lalu menanyakan kepadanya apakah manusia itu hidup mengejar waktu atau waktu yang mengejar manusia. Pertanyaan tersebut menggugah maestro penyair tersebut hingga mengabadikannya dalam sebuah karya sastra.
Pada pertemuan kedua kalinya ketika sang anak tumbuh dewasa, percakapan antara Taufiq dan pemuda itupun kembali terjadi. Hingga sebuah pertanyaan muncul tentang apa perbedaan antara kehidupan zaman dulu dengan zaman sekarang.
Melalui puisinya Taufiq menjawab dengan makna yang mengandung unsur kritik sosial.
"Di zaman dulu ketika belum ada korupsi, belum ada kekerasan terhadap perempuan, belum ada potongan 10 persen, belum ada tawuran, belum ada dana fiktif, belum ada beramai-ramai menghabiskan anggaran akhir tahun, belum ada potongan 20 persen, belum ada yang namanya tawuran, belum ada yang namanya Pokemon Go," kata Taufiq.
Zaman dahulu, lanjut Taufiq yang ada hanya keikhlasan dan kesederhanaan, Model-model Indonesia dahulu digerakkan kebaikan, keikhlasan yang dapat membawa kebahagiaan.
"Kita dulu hidup dalam keikhlasan dan kesederhanaan," ucap Taufiq.
Ketika ditanya alasan memasukan Pokemon dalam bait puisinya, Taufiq beralasan bahwa Pokemon Go adalah fenomena yang terjadi di masa sekarang.
"Puisi saya ini membandingkan masa dulu dan masa sekarang. Dulu itu seperti apa, dan Pokemon Go ini adalah produk masa sekarang," katanya.
Demam Pokemon Go melanda Indonesia, meskipun permainan ini belum resmi diluncurkan tapi sudah banyak yang sibuk dengan telepon pintarnya. Game berbasis "augmented reality" menjadi menarik karena pemainnya dapat terpacu untuk menangkap tokoh Poket Monsters (Pokemon) yang lokasinya disesuaikan dengan dunia nyata.
Banyak pemberitaan yang menyebutkan ketika pemainnya terpaku dengan gawainya, kesadaran akan sekeliling seakan hilang. Hal ini mengandung resiko entah bertabrakan, menerobos properti orang lain, bahkan melanggar wilayah yang dinilai sebagai tempat suci, sakral dan juga tempat yang pusat keamanan tinggi.
Taufik membacakan tiga puisi yang berkisah tentang Keluarga Indonesia. Puisi pertama tentang bagaimana seorang anak menghormati ibunya, yang telah melahirkannya dan membersarkannya. Bagaimana sehendaknya seorang anak memuliakan orang tuanya di hari ulang tahunnya.
Sumber
Bima Arya tak Ingin Anak-Anak Kota Bogor Teracuni Pokemon Go
BOGOR -- Wali Kota Bogor, Bima Arya tak menginginkan anak-anak terancuni gim Pokemon Go. Ia bahkan sempat memposting foto sedang menangkap salah satu moster Pokemon berwarna kuning ke Instagram.
Melalui foto tersebut, Bima menyampaikan pesan "Ada pokemon juga di rumah dinas. Mainlah dengan bijak, agar jiwa tidak rusak. Atur waktu dengan tepat, agar hidup tetap manfaat. Jaga diri setiap saat, agar kita tetap selamat".
Oleh karena itu, untuk menghindari anak kecanduan gim Pokemon Go, pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat membangun taman bermain khusus untuk menampung atau mengakomodasi anak-anak sebagai tempat untuk bermain agar tidak terpengaruh gim Pokemon Go.
"Kami membangun satu taman khusus untuk anak-anak, agar tidak teracuni oleh game Pokemon Go," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Senin (25/7).
Bima Arya mengatakan, taman tersebut diberi nama Taman Kaulinan dibuat khusus sebagai wahana permainan anak-anak yang dilengkapi dengan berbagai macam permainan tradisional.
Taman tersebut dibuat khusus memenuhi standar keselamatan dan keamanan anak-anak untuk bermain. Taman berlokasi di kawasan Lapangan Sempur tidak jauh dari pinggir Sungai Ciliwung.
"Kita lengkapi taman ini dengan permainan tradisional seperti gatrik, engklek, engrang, rumah pohon dan permainan ular tangga raksasa," katanya.
Bima menyebutkan, Taman Kaulinan menjadi pusat tempat bermain di ruang terbuka bagi anak-anak yang pertama dimiliki Bogor. Taman itu diharapkan dapat menjadi percontohan.
"Taman kita buat khusus sebagai tempat berinteraksi warga dan juga anak-anak," katanya.
Sumber
Sanksi bagi PNS Kota Bogor Ketahuan Main Pokemon Go
Bogor- Menyikapi maraknya game virtual berbasis Global Positioning System (GPS), membuat Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman melakukan inspeksi mendadak (sidak). Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) di Jalan Pemuda menjadi lokasi sidak, Kamis (21/7).
Usmar mengatakan, terkait imbauan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengenai larangan permainan Pokemon Go, secara pribadi ia juga sangat mendukung agar seluruh pegawai di semua instansi pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar tidak mencoba melakukannya.
"Karena permainan Pokemon Go ini akan sangat mengganggu kinerja. Oleh sebab itu, mari kita sama-sama untuk tidak bermain aplikasi itu. Nanti juga pasti wali kota akan menindaklanjuti surat edaran gubernur untuk disampaikan ke semua SKPD," paparnya.
Jika ada pegawai negeri sipil (PNS) yang kedapatan bermain Pokemon Go, Usmar mengatakan, pastinya akan ada sanksi yang diberikan mulai dari teguran hingga sanksi yang keras.
Sebelumnya, Usmar juga telah melakukan hal serupa saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMA, Rabu, 20 Juli 2016 lalu. Dirinya juga menegaskan pelarangan permainan virtual berbasis GPS tersebut.
"Saya telah memberikan imbauan juga kepada para siswa yang mengikuti MPLS agar jangan coba-coba bermain Pokemon Go," pungkasnya.
Sumber
Pokemon Go Marak di Bogor, Walikota Tak Melarang
BOGOR – Game Pokemon Go kian populer. Meski belum diluncurkan secara resmi di Indonesia, permainan membuat kaum anak-anak, remaja, hingga orangtua kepincut. Mereka ramai-ramai berburu monster Pokemon lewat dunia maya.
Banyak peminatnya, banyak pula yang menolak. Sebagian menilai game ini memiliki nilai hiburan, namun ada pula menganggap berburu Pokemon sebagai kegiatan sia-sia. Apalagi beberapa pemburu Pokemon mengalami kecelakaan seperti tertabrak mobil ketika asyik memolototi layar smart phone demi berburu Pokemon.
Kota Bogor juga mengalami demam Pokemon. Hampir tiap akhir pekan, taman-taman di Kota Hujan dipenuhi pemburu Pokemon. Bahkan, sekelompok remaja membentuk komunitas dengan nama Pokemon Go Bogor. Komunitas beranggotakan puluhan orang ini berkumpul di Skate Park Lapangan Sempur, Kota Bogor tiap akhir pekan.
Ketua Pokemon Go Bogor, Tito Aryanto Wibowo, mengatakan meski komunitas itu baru terbentuk sebulan lalu, namun agenda kegiatannya cukup padat. Ya, tentunya semua berbau Pokemon. Contohnya, komunitas tersebut akan berkolaborasi dengan Mi Fans, penggemar ponsel asal Cina, untuk bersama-sama memburu Pokemon.
Menanggapi maraknya permainan Pokemon, Walikota Bogor Bima Arya mengaku tak bisa melarang para pemain aplikasi buatan Jepang tersebut. "Secara resmi larangan bermain game Pokemon Go tidak mungkin dilakukan. Bagaimana cara kita memastikan siswa itu patuh atau tidak terhadap larangan tersebut," katanya Kamis (21/7/2016).
Meski tak mudah melarang kaum pelajar bermain Pokemon Go, Bima mengaku telah memberikan himbauan kepada sekolah-sekolah dan guru agar mengawasi anak didiknya. "Selama di sekolah, siswa tidak diperkenankan membawa gadget,” katanya. “Sudah ada beberapa sekolah menerapkan larangan itu,” tambahnya.
Sumber
Lahirnya Komunitas Pokemon Go Bogor
SEJAK pagi, puluhan penggila game Pokemon Go menyelenggarakan Kopi Darat (Kopdar) di Skate Park Lapangan Sempur, Kota Bogor. Mereka sepakat membentuk Pokemon Go Bogor, Minggu (17/7).
Pertemuan mereka berawal dari grup Facebook dengan nama senada, kemudian berlanjut ke grup Line hingga akhirnya tercetus ide untuk bertemu hingga membentuk sebuah komunitas. Daripada hanya sekadar nongkrong-nongkrong belaka.
“Anggotanya yang hadir jumlahnya 80 orang dari latar belakang beragam. Mulai dari pelajar hingga pekerja pun ada, lelaki juga perempuan,” tutur Ketua Pokemon Go Bogor, Tito Aryanto Wibowo kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Selain karena sama-sama menggilai Pokemon Go, menurut Tito, mereka yang berkumpul dan menjadi anggota Pokemon Go Bogor pun sama-sama penyuka anime Pokemon yang sempat booming beberapa tahun yang lalu itu.
“Semenjak tahu ada versi android juga ios-nya jadi greget sama game ini, jadi makin mudah memainkannya. Sebab sebelumnya kan hanya ada di Nintendo,” papar Tito.
Meski baru terbentuk, Pokemon Go Bogor sudah memiliki sederet agenda menarik. Semisalnya dalam waktu dekat akan berkolaborasi dengan Mi Fans, sebutan bagi pengguna juga fans smartphone Xiaomi sama-sama mencari Pokemon.
“Kami juga memiliki Fan Page bernama Pokemon Go Bogor juga Instagram Pokemon_Go_Bogor,” paparnya.
Menanggapi banyaknya kejadian menyeramkan karena mencari Pokemon, Tito mengatakan, sedianya Pokemon Go memiliki sistem juga radius tertentu yang membuat si pemain tak sampai harus mencari-cari hingga ke semak-semak, pinggir jalan bahkan jurang.
“Kan ada radiusnya, jadi mencari Pokemon tidak harus hingga di luar radius itu. Lagipula ada Lure Module yang berfungsi untuk mencari Pokemon tanpa harus berjalan-jalan,” tukas Tito.
Justru, kata Tito, akan menjadi bahaya jika mencari Pokemon sambil berkendara. Sekalipun harus disarankan untuk memacu kendaraannya di bawah 20 kilometer. Namun, akan lebih baik jika saat bermain Pokemon Go berjalan kaki atau menggunakan sepeda.
“Sesuai dengan visi si pembuat Pokemon Go dalam memainkannya disarankan menggunakan sepeda atau bagi para backpacker agar bisa berinteraksi langsung dengan penggila Pokemon Go lainnya sekaligus berolahraga,” bebernya.
Kata Tito, bagi penggila Pokemon Go yang tertarik bergabung, langsung saja datang ke Skate Park Lapangan Sempur tiap Minggu pagi. Akan banyak agenda asyik yang bisa dilakukan bersama-sama, salah satunya nelur bareng.
Sumber
Berburu Pokemon sambil Wisata Sejarah di Museum Gajah
Pada saat weekend seperti ini tidak ada salahnya bagi Anda pecinta Pokemon Go untuk menangkap Pokemon sambil berwisata, seperti ke Museum Nasional Indonesia atau akrab disebut Museum Gajah.
Anda bisa mencari Pokestops dan Pokemon di Museum Nasional Indonesia sambil menambah pengetahuan tentang peninggalan dan sejarah yang pernah terjadi di Indonesia. Di area yang memiliki luas kurang lebih 26.500 meter persegi ini, Anda bisa menemukan lebih dari 20 Pokestops yang menyimpan Pokeball dan telur Pokemon.
Seperti dikutip dari KompasTekno, Selasa (12/7/2016), akun Twitter Museum Nasional Indonesia (@MuseumNasional) ikut meramaikan linimasa dengan membahas Pokemon Go. Akun tersebut mengajak netizenberburu Pokemon di museum yang juga disebut Museum Gajah itu.
Ajakan @MuseumNasional disertai screenshot antarmuka Pokemon Go yang memperlihatkan banyak Pokestop. Diketahui, Pokestop merupakan tempat-tempat strategis untuk mengumpulkan Pokeball atau menangkap Pokemon.
"Mudah-mudahan ini awal yang baik. Pokemon Go hanya sarana saja untuk menarik orang-orang kes ini, kita manfaatkan sekalian mengenalkan Museum Nasional," ujar Kepala Humas Museum Nasional Indonesia Dedah Rufaedah Sri Handari saat ditemui KompasTravel , Sabtu (16/7/2016).
Nah, mari kita buktikan apakah ada banyak Pokestop di museum yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 12, Jakarta Pusat?
Saat Anda memasuki Museum Nasional Indonesia, Anda akan menemukan Pokestops di depan patung yang memiliki tinggi 4,41 meter. Patung tersebut adalah patung Bhairawa Buddha yang merupakan patung Dewa Siwa dalam raut wajah menyeramkan atau marah. Ditemukan pada tahun 1937 dengan keadaan kaki kanan patung tersebut cacat karena diduga sebelum ditemukan, warga menggunakan batu tersebut untuk asahan.
Lalu beberapa langkah kemudian Anda akan menemukan 5 Pokestops di taman arkeologi. Di atas taman yang berumput hijau ini terdapat lebih dari 10 arca dan lumpang kuno (yoni). Seperti salah satunya adalah arca Nandiswara yang berada di tengah taman dengan berbentuk sapi.
Berikutnya Anda dapat memasuki ruang pra sejarah yang berisikan peninggalan-peninggalaan pada jaman pra sejarah. Selain itu, selanjutnya adalah ruang etnografi yang menampilkan miniatur dari rumah-rumah adat di Indonesia pada zaman dahulu.
Setelah Anda keluar dari ruang etnografi, Anda dapat menemukan Pokestops yang terletak di ruang etnografi tepatnya di patung nenek moyang dari masyarakat Maluku. Patung ini terletak di ruangan yang menyimpan peninggalan-peninggalan dari timur Indonesia.
Di lantai 2 Anda bisa menemukan Raticate CP 94 tepatnya di depan replika prasasti Ciaruteun. Prasasti ini merupakan peninggalan Kerajaan Tarumaneara. Prasasti yang berasal dari Bogor ini ditemukan pada abad ke-5 masehi.
Selain itu Anda juga bisa mendapatkan Doduo CP 31, 33, dan 78 di lantai 2. Salah satunya adalah Doduo yang berada di depan Senapan Api Panjang “Setengga”. Senjata api yang memiliki panjang kurang lebih 1 meter ini merupakan peninggalan dari Sumatera Barat.
Di lantai 3, Anda bisa menemukan Pidgey CP 10 dan 23 serta Ratata CP 53 di depan replika batu gajah yang merupakan peninggalan pada jaman pra sejarah. Batu dengan ukiran gajah yang tergolong besar ini merupakan peninggalan dari Sumatera Selatan.
Pokemon dengan type grass/poison, Bulbasaur CP 66 ini dapat Anda temukan di lantai 3 tepatnya di depan koleksi perahu suku Bajo. Koleksi yang berasal dari Sulawesi Selatan ini menunjukan bahwa dulu masyarakat suku Bajo lebih sering tinggal di laut.
Tiket masuk Museum Nasional Indonesia adalah Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 5.000 untuk dewasa. Anda dapat mengunjungi setiap hari Selasa – Jumat pada jam 8.00 – 16.00 WIB dan Sabtu – Minggu pada jam 8.00 – 17.00 WIB.
Sumber
Panen Pokemon di Gembira Loka Zoo, Ada 13 Pokestop di Seluruh Area
13 Pokestop tersebar di area wisata Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta atau GL Zoo, beberapa poketop yang ada minggu (24/7/2016) siang juga berada dalam mode lure yang dapat menarik kemunculan para pokemon.
Dari pantauan Tribunjogja.com pokestop-pokestop yang ada memang tersebar luas mulai dari gerbang masuk GL Zoo dimana menjadi salah satu pokestop.
Tempat yang menjadi salah satu favorit para pokemon hunter adalah arena permainan anak yang berada di sebelah utara berdekatan dengan arena ATV dan labirin pesawat.
Di sana ada 6 buah pokestop yang berdekatan dan empat diantaranya siang tadi berada dalam mode lure yang bisa menarik monster-monster virtual tersebut muncul, ditambah lokasi yang berada diantara pepohonan nan sejuk membuat banyak pokemon hunter betah di sana.
Heri (20) salah seorang Pokemon Hunter yang ditemui mengatakan dalam waktu sekitar 1 jam dia bisa menangkap lebih dari 10 pokemon.
"Saya sudah keliling sampai bawah sungai kandang burung, memang yang paling banyak di sini," ujarnya.
Namun selain di sana masih banyak titik pokestop lain misalnya di dekat kandang simpanse dan gajah terdapat 2 pokestop yang berdekatan.
Lalu di restoran Mayang Tirta yang berada di tepi sungai mengarah ke utara sampai jalan keluar juga ada 4 pokestop berjejer.
Selain itu juga terdapat 2 buah gym yang dapat digunakan sebagai ajang batle yaitu di parkir luar sebelah timur yang berdekatan dengan pintu masuk serta kandang gorila yang terletak di dekat wahana naik gajah.
Sumber
OLX pun Latah Pokemon Go
Dalam sepekan terakhir ini, game Pokemon Go menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna ponsel pintar. Pasalnya mobile game tersebut mulai mewabah di masyarakat.
Untuk memfasilitasi pencarian makhluk Pokemon yang merupakan objek permainan tersebut, seorang pria bernama Wisnubroto Arimurti menawarkan jasa untuk berburu Pokemon menggunakan mobilnya. Penawaran tersebut bahkan diumumkan Wisnu melalui iklan baris melalui situs jual beli OLX.
OLX mencatat dalam beberapa hari ini, sejak Pokemon Go menjadi tren di Indonesia, jumlah iklan yang menghiasi OLX rata-rata berhubungan dengan Pokemon Go. Salah satunya dengan menyediakan jasa transportasi untuk para trainer yakni sebutan bagi para pemburu Pokemon.
"Biasanya kami menerima iklan-iklan seputar otomotif, gagdet atau perlengkapan rumah tangga. Tapi kali ini kami menerima iklan jasa transportasi untuk menangkap Pokemon," ujar Chief Marketing Officer OLX, Edward Kilian dalam siaran persnya, Minggu 17 Juli 2016.
Disebutkan bahwa beberapa iklan yang terpasang di OLX tak hanya ditawarkan untuk wilayah Jakarta, namun juga daerah lainnya seperti Deli Serdang, Depok, Semarang, Bogor, Surabaya, Bandung dan Makassar.
"Hal ini membuktikan kemampuan luar biasa masyarakat Indonesia untuk menangkap peluang usaha baru," jelas Edward.
Sementara harga jasa transportasi yang ditawarkan Wisnubroto untuk berburu Pokemon berkisar Rp100 ribu untuk satu jam berkeliling dengan mobilnya.
"Ini bisa digunakan beramai-ramai. Semakin banyak yang diajak berburu Pokemon, harga yang dibayar per orang akan lebih murah," kata Wisnu lagi.
Sedangkan Abay Salam yang juga memasang iklan di OLX menawarkan jasa transportasi motor dengan harga Rp50 ribu per jam di wilayah Jakarta. Sementara Rudy Priyanto yang menyediakan jasa transportasi motor di Bandung, mematok harga lebih murah, Rp35 ribu per jam.
Tak hanya soal transportasi, coin Pokemon Go pun dijadikan ladang usaha melalui OLX. Seperti Emil, pria yang sering melakukan cash on delivery (COD) ‘pengantaran sekaligus pembayaran’ dengan para konsumen yang ada di Pantai Losari, Makassar.
"Ujung-ujungnya kami malah memainkannya (Pokemon Go) bersama-sama. Saya pun berkesempatan untuk bertemu banyak komunitas yang bermain Pokemon Go," kata Emil.
Sumber
Usaha Jasa Transportasi Pokemon Go
Demam game Pokemon Go memunculkan peluang usaha baru di tanah air. Salah satunya, jasa transportasi untuk para Pokemon hunter yang berkeliling kota.
Wisnubroto Arimurti, seorang freelancer, di Jakarta, memanfaatkan mobil milikinya untuk menawarkan jasa transportasi bagi para Pokemon hunter. Jasa ini diiklankan melalui situs iklan baris OLX, sejak beberapa hari yang lalu.
“Awalnya mencoba bermain Pokemon Go,eh, ternyata seru,” ujarnya.
OLX mencatat dalam beberapa hari sejak Pokemon Go menjadi tren di Indonesia, banyak iklan-iklan yang berhubungan dengan game ini. Beberapa iklan yang terpasang berasal dari Deli Serdang, Depok, Semarang, Bogor, Surabaya, Bandung, Makasar, dan mayoritas dari Jakarta.
“Biasanya kami menerima iklan-iklan seputar otomotif,gadget, atau perlengkapan rumah tangga. Tetapi kali ini, kami menerima iklan jasa transportasi untuk menangkap Pokemon,” Edward Kilian, Chief Marketing Officer OLX Indonesia, mengomentari fenomena ini.
“Hal ini membuktikan kemampuan luar biasa masyarakat Indonesia untuk menangkap peluang usaha baru.
Awalnya, para pengiklan jasa transportasi ini adalah satu di antara Pokemon hunter. Mereka ikut merasakan asyiknya bermain Pokemon. Namun, terbersit di kepala mereka untuk mencoba sebuah peluang usaha yaitu jasa transportasi.
“Kondisi jalanan di sini kurang kondusif untuk pejalanan kaki. Padahal, mencari Pokemon itu harus berjalan cukup jauh,” ujar Abay Salam, salah satu penjual jasa transportasi Pokemon Go.
Selain jasa transportasi, ada pula yang menjual Koin Pokemon Go. Koin berfungsi untuk naik level. “Saya melihat banyak orang yang ingin naik level dalam permainan ini, namun tidak memiliki koin,” ujar Emil menjual koinnya melalui OLX.
Sumber
Rela Keliling Jakarta Demi Pokemon
Game baru yang saat ini ramai diperbincangkan, Pokemon Go, membuat sejumlah pemainnya rela berkeliling kota demi mencari Pokemon.
"Saya berkeliling Kalibata dan Monas cuma untuk menangkap Pokemon sama teman-teman saya. Mungkin orang melihat kami seperti orang bodoh, bergerombol, jalan, lalu diam, haha," kata Michael Caesario (24) di Jakarta.
"Bahkan teman saya sampai naik kereta ke Bogor cuma buat menangkap Pokemon," sambung dia.
Mike bahkan rela mengunduh game tersebut dari US Store. Dia juga tidak keberatan untuk berkali-kali mengisi ulang daya iPhone yang dia gunakan untuk bermain Pokemon Go.
"Saya harus download dari US store karena di Indonesia belum resmi. Baterai boros banget! jadi 3 kali charge, kalau kuota aman game-nya enggak makan banyak kuota," ujar Mike.
Begitu juga dengan Satrio Giri Marwanto (23). Karena belum resmi rilis di Indonesia, Satrio sampai download tidak dari toko resmi Play Store. Saat ditanya isu malware yang ada di Pokemon Go, Satrio mengaku tidak khawatir, dan tidak ada masalah saat memainkannya.
"Ah, enggak takut. Sudah biasa soalnya download begitu. Lagipula, saya tes dulu game-nya di komputer," kata dia.
Dia juga rela berkeliling Jakarta untuk berburu Pokemon. Dari rumahnya di kawasan Lubang Buaya, Satrio mengaku berburu Pokemon hingga ke kawasan Plaza Semanggi dan Grand Indonesia.
"Saya main Pokemon Go sambil naik Transjakarta," imbuh dia.
Sumber
Demi Pokemon, Rela Keliling Jakarta Hingga Naik Ojek Online Tak Tentu Arah
Permainan Pokemon Go rupanya sudah banyak diunduh dan digilai oleh pecinta game di Tanah Air. Sejumlah pemain bahkan rela berkeliling kota hingga naik ojek tak tentu arah demi mencari pokemon.
Salah satu pemain bernama Michael Caesario mengungkap rela berkeliling Jakarta bersama teman-temannya demi menangkap pokemon. Ia menyebut tak keberatan mengisi ulang daya ponsel berkali-kali untuk bermain Pokemon Go.
"Saya berkeliling Kalibata dan Monas cuma untuk menangkap Pokemon sama teman-teman saya," ujar Michael dilansir Antara News pada Senin (11/7). "Mungkin orang melihat kami seperti orang bodoh, bergerombol, jalan, lalu diam, haha. Bahkan teman saya sampai naik kereta ke Bogor cuma buat menangkap Pokemon."
Cerita lain juga diungkap seorang supir Gojek di akun Facebook miliknya belum lama ini. Supir Gojek itu menulis mendapat pelanggan aneh yang memintanya berkendara tak tentu arah demi sebuah permainan yang ia tak ketahui.
"Customer gak jelas, order gojek cuma mau nyari permainan yang di aplikasi," tulis supir gojek tersebut. "Gak tahu mainan apaan emon emon begitu. Gue berhenti di titik b, eh bang ayo majuan dikit lagi ayo bang. Buset."
Meski begitu, sang supir gojek tetap merasa senang dengan pelanggan tersebut. Pasalnya, ia bisa mengantongi uang sebesar Rp 73 ribu hanya dari satu pelanggan.
Sebagai informasi, Pokemon Go memang belum resmi dirilis di Indonesia. Namun, pecinta game Tanah Air tetap bisa mengunduh permainan ini lewat .apk Pokemon Go di situs-situs yang menyediakan jenis file download tersebut.
Sumber
Lihai Ambil Untung dari Demam Pokemon Go
emam game Pokemon Go memunculkan peluang usaha baru. Mulai dari menjual merchandise Pokemon hingga jasa transportasi yang siap mengantar pemainnya berkeliling kota.
Contohnya William (24). Dia pemain Pokemon Go yang menjual kaos bergambar tim Pokemon Go di Pintu II Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Sejak permainan ini ramai dimainkan, setiap Minggu pagi, William sudah mangkal di tempat ini.
Sambil bermain Pokemon Go, William dan beberapa temannya turut membawa bungkusan plastik berisi kaos dan goody bag bergambar karakter dalam film Pokemon. Barang dagangannya pun ditawarkan kepada pemain Pokemon Go yang cukup banyak berkumpul di sana. “Dari pagi sampai siang sudah kejual ratusan,” kata William, akhir pekan kemarin.
Ratusan pemain Pokemon Go memadati depan Pintu II SUGBK. Di tempat ini ada dua Pokestop. Pokestop merupakan tempat para pemain Pokemon Go dapat menemukan jenis Pokemon yang langka. Mnurut William, peluang ini akan semakin bagus karena akan banyak pemain-pemain Pokemon Go baru yang akan bergabung. Mereka tentu saja menjadi target market dari bisnisnya itu.
Kaos yang dijual William dipatok sebesar Rp 90.000. Selain menjual langsung, dia juga menawarkan produknya via Instagram. Selain William dan kelompoknya, tampak juga beberapa pemain Pokemon Go yang menawarkan stiker bergambar karakter-karakrer Pokemon.
Jasa Transportasi Berburu
Selain itu, peluang bisnis lainnya adalah jasa transportasi. Jasa Transportasi ini ditawarkan kepada para Pokemon hunter sehingga bisa berkeliling kota Jakarta untuk berburu Pokemon. Hal itu terlihat dari banyak iklan di beberapa situs e-commerce yang berhubungan dengan Pokemon, di antaranya jasa transportasi untuk para Pokemon hunter.
Beberapa iklan yang terpasang di OLX.co.id berasal dari Deli Serdang, Depok, Semarang, Bogor, Surabaya, Bandung, Makasar, dan mayoritas dari Jakarta. Hal itu dibenarkan Chief Marketing Officer OLX Indonesia, Edward Kilian. “Ini membuktikan kemampuan luar biasa masyarakat Indonesia untuk menangkap peluang usaha baru,” akunya.
Selain jasa transportasi, pengiklan di OLX ada yang menjual Coin Pokemon Go. “Koin ini bisa digunakan untuk naik level,” ujar Emil, salah satu pengiklan jasa penjualan Coin Pokemon Go. Ia melihat banyak orang yang ingin naik level dalam permainan ini, namun tidak memiliki koin. Untuk itu, Emil menjual Coin-nya melalui OLX.co.id.
Para penjual jasa transportasi Pokemon Go mengaku bahwa beberapa telepon mulai masuk sejak mereka memasang iklannya di situs OLX. Mayoritas penelepon melakukan booking jadwal untuk berburu Pokemon. Umumnya, waktu yang dipilih untuk berburu adalah sore hari, setelah jam kantor usai.
Kawasan Kelapa Gading, termasuk daerah yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap permainan Pokemon Go. Hal ini dicatat oleh penjual jasa transportasi Pokemon hunting. “Umumnya di tempat ramai seperti pusat perbelanjaan atau taman kota,” ujar Wisnubroto yang memanfaatkan mobil milikinya untuk menawarkan jasa transportasi bagi para Pokemon hunter.
Wilayah lain yang memiliki antusiasme cukup tinggi adalah Mampang, Jakarat Selatan. Harga yang ditawarkan untuk jasa transportasi Pokemon hunting bervariasi. Wisnubroto menawarkan Rp 100.000 untuk satu jam berkeliling dengan menggunakan mobilnya. “Ini bisa digunakan beramai-ramai. Jadi, semakin banyak teman yang diajak untuk berburu Pokemon, harga yang harus dibayar per orang akan lebih murah,” ujarnya.
Lain lagi dengan salah satu penjual jasa transportasi Pokemon Go. Pegawai di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta ini menawarkan harga Rp 50.000 per jam untuk jasanya. Dengan harga itu, Abay akan mengantar para Pokemon hunter berkeliling Jakarta menggunakan motornya.
Sumber
Peluang Usaha Baru Berkat Pokemon Go
Demam game Pokemon Go memunculkan peluang usaha baru. Salah satunya jasa transportasi yang ditawarkan kepada para Pokemon hunter sehingga bisa berkeliling kota Jakarta untuk berburu Pokemon.
OLX.co.id mencatat dalam beberapa hari sejak Pokemon Go menjadi tren di Indonesia, banyak iklan yang berhubungan dengan Pokemon, di antaranya jasa transportasi untuk para Pokemon hunter. Beberapa iklan yang terpasang di OLX.co.id berasal dari Deli Serdang, Depok, Semarang, Bogor, Surabaya, Bandung, Makasar, dan mayoritas dari Jakarta.
“Biasanya kami menerima iklan-iklan seputar otomotif, gadget, atau perlengkapan rumah tangga. Tetapi kali ini, kami menerima iklan jasa transportasi untuk menangkap Pokemon,” kata Chief Marketing Officer OLX Indonesia, Edward Kilian, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/7).
Hal ini kata dia membuktikan kemampuan luar biasa masyarakat Indonesia untuk menangkap peluang usaha baru. Awalnya, para pengiklan jasa transportasi ini salah satu di antara Pokemon hunter. Mereka ikut merasakan bermain Pokemon Go. Lalu mereka mencoba peluang usaha jasa transportasi.
Selain jasa transportasi, pengiklan di OLX ada yang menjual Coin Pokemon Go. “Koin ini bisa digunakan untuk naik level,” ujar Emil, salah satu pengiklan jasa penjualan Coin Pokemon Go. Ia melihat banyak orang yang ingin naik level dalam permainan ini, namun tidak memiliki koin. Untuk itu, Emil menjual Coin-nya melalui OLX.co.id.
Para penjual jasa trasnpostasi Pokemon Go mengaku bahwa beberapa telepon mulai masuk sejak mereka memasang iklannya di situs OLX. Mayoritas penelepon melakukan booking jadwal untuk berburu Pokemon. Umumnya, waktu yang dipilih untuk berburu adalah sore hari, setelah jam kantor usai.
Di Jakarta, kawasan Kelapa Gading termasuk daerah yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap permainan Pokemon Go. Hal ini dicatat oleh penjual jasa transportasi Pokemon hunting. “Di situ, antusiasmenya sangat tinggi. Sudah terdapat beberapa titik pertemuan Pokemon Go yang ramai dikunjungi. Umumnya di tempat ramai seperti pusat perbelanjaan atau taman kota,” ujar Wisnubroto yang memanfaatkan mobil milikinya untuk menawarkan jasa transportasi bagi para Pokemon hunter.
Wilayah lain yang memiliki antusiasme cukup tinggi adalah Mampang, Jakarat Selatan. Selain di Jakarta, Pokemon Go juga mewabah di Bandung dan Makasar.
Harga yang ditawarkan untuk jasa transportasi Pokemon hunting bervariasi. Wisnubroto menawarkan Rp 100.000 untuk satu jam berkeliling dengan menggunakan mobilnya. “Ini bisa digunakan beramai-ramai. Jadi, semakin banyak teman yang diajak untuk berburu Pokemon, harga yang harus dibayar per orang akan lebih murah,” ujarnya.
Lain lagi dengan salah satu penjual jasa transportasi Pokemon Go. Pegawai di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta ini menawarkan harga Rp 50.000 per jam untuk jasanya. Dengan harga itu, Abay akan mengantar para Pokemon hunter berkeliling Jakarta menggunakan motornya.
Di Bandung, Rudy Priyanto memberikan harga Rp 35.000 per jam untuk para Pokemon hunter. Ia juga menyediakan powerbank agar para Pokemon hunter bisa memanfaatkannya selama berkeliling bersamanya dengan menggunakan motor.
Sumber
Subscribe to:
Comments (Atom)